Tanya Karir 

Apa Saja Kesalahan Umum yang Harus Dihindari Saat Menulis Surat Lamaran?

image

Menulis surat lamaran itu seperti meramu sebuah hidangan istimewa. Kita perlu memilih bahan-bahan yang tepat, mencampurnya dengan penuh cinta, dan menyajikannya dengan tampilan yang menggoda. Namun, apa saja kesalahan umum yang harus dihindari saat menulis surat lamaran? Pertanyaan ini mungkin terlintas di benakmu saat mempersiapkan surat lamaran yang sempurna. Mari kita bahas, dan semoga perjalanan ini bisa membantumu dari segala kesalahan yang bisa membuat surat lamaranmu terjun bebas ke dalam keranjang sampah.

Kesalahan pertama yang sering terjadi adalah kurangnya personalisasi. Bayangkan, kamu mendapat surat cinta yang ditujukan untuk orang lain. Rasanya pasti tidak enak, bukan? Begitu juga dengan surat lamaran. Ketika kamu mengirimkan surat lamaran tanpa menyesuaikannya dengan posisi yang kamu lamar, hal itu bisa membuatmu terlihat seperti seseorang yang tidak benar-benar peduli. Jadi, pastikan kamu mencantumkan nama perusahaan dan posisi yang kamu inginkan dengan jelas. Tim Lamaraja selalu mengingatkan bahwa personalisasi adalah kunci yang bisa membuka pintu kesempatan.

Selanjutnya, mari kita bicarakan tentang tata bahasa dan ejaan. Kesalahan ini mungkin terlihat sepele, tapi ingatlah, kesalahan kecil bisa membuatmu terlihat tidak profesional. Bayangkan jika kamu menulis “saya sangat termotivasi untuk bergabung di perusahaan ini” dan tidak menyadari bahwa kamu salah mengetik “perusahaan” menjadi “perusahan”. Nah, bisa jadi, hal ini menjadi celah bagi HRD untuk ragu akan keseriusanmu. Ada baiknya, sebelum mengirimkan surat lamaran, kamu melakukan proofreading atau menggunakan aplikasi pengecek tata bahasa. Jika kamu ingin lebih praktis, mungkin kamu bisa mempertimbangkan untuk mendapatkan template CV yang menarik dan mudah digunakan.

Kemudian, kesalahan lainnya adalah memasukkan informasi yang tidak relevan. Terkadang kita terlalu bersemangat dan mengungkapkan semua hal yang kita lakukan dalam hidup ini. Namun, surat lamaran bukan tempat untuk mencurahkan semua pengalaman, apalagi yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan yang kamu lamar. Tim Lamaraja menyarankan agar kamu fokus pada pengalaman dan keterampilan yang benar-benar relevan dengan posisi tersebut. Ini akan membuat surat lamaranmu lebih ringkas dan mudah dipahami.

Tentu saja, jangan lupakan tentang panjang surat. Surat yang terlalu panjang seperti cerita yang melantur tanpa arah. Sebaliknya, surat yang terlalu pendek bisa membuat kamu terlihat tidak serius. Idealnya, surat lamaranmu harus cukup singkat untuk menarik perhatian, namun cukup panjang untuk menyampaikan pesan yang ingin kamu sampaikan. Jika kamu butuh panduan lebih lanjut tentang teknik menulis yang efektif, mungkin kamu bisa memeriksa kursus online menulis surat lamaran yang banyak direkomendasikan.

Oh, dan jangan sampai terjebak dalam jargon atau bahasa yang terlalu formal! Menggunakan kalimat yang terlalu bertele-tele bisa membuat suratmu terdengar seperti robot. Tim Lamaraja selalu berpesan untuk tetap menggunakan bahasa yang natural dan reflektif dari kepribadianmu. Ingat, kamu ingin HRD mengenal siapa dirimu, bukan siapa yang kamu coba tiru.

Terakhir, kesalahan yang sering diabaikan adalah tidak menyertakan kontak yang jelas. Jika kamu menulis surat lamaran yang sangat luar biasa, tetapi tidak mencantumkan nomor telepon atau email, siapa yang akan menghubungimu? Pastikan informasi kontakmu jelas dan mudah diakses. Kamu juga bisa menambahkan link ke portofolio atau profil LinkedInmu di akhir surat. Jika kamu belum memiliki profil LinkedIn yang menarik, cobalah untuk membuatnya dan mungkin kamu bisa mendapatkan e-book panduan membangun profil LinkedIn yang efektif.

Jadi, jika kamu bertanya-tanya tentang apa saja kesalahan umum yang harus dihindari saat menulis surat lamaran, ingatlah untuk memperhatikan personalisasi, tata bahasa, relevansi informasi, panjang surat, gaya bahasa, dan informasi kontak. Dengan menghindari kesalahan-kesalahan ini, kamu akan lebih siap untuk menghadapi dunia kerja yang penuh tantangan. Semoga perjalananmu menuju pekerjaan impian lebih mulus dengan tips dari Tim Lamaraja! Selamat menulis!